Disentri merupakan salah satu jenis penyakit yang cukup serius karena menyerang dan menyebabkan infeksi di bagian usus. Disentri menimbulkan diare yang diiringi dengan lender atau darah yang terjadi beberapa kali dalam sehari. Masalah disentri juga harus diwaspadai karena bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Disentri pada anak ditandai dengan berbagai gejala atau tanda-tanda tersendiri. Hal ini tentu akan membuat aktivitasnya terganggu dan memicu berbagai masalah kesehatan yang tidak diharapkan orang tua khususnya para Ibu.

Berikut ini beberapa gejala dan tanda-tanda penyakit disentri yang dialami oleh anak-anak, antara lain:

  1. Mengalami diare atau buang air besar yang encer beberapa kali dalam sehari.
  2. Mengalami dehidrasi, atau kekurangan cairan tubuh. Beberapa gejala dehidrasi yang sering dialami anak yaitu:
  • Mudah rewel.
  • Daya tahan tubuh semakin lemah.
  • Jarang buang air kecil daripada biasanya.
  • Mudah mengantuk.
  • Merasa dingin di bagian tangan dan juga kaki.
  • Terlihat pucat dan timbul bintik di kulit.
  1. Mengalami keram perut, mual dan juga muntah.

Itulah beberapa gejala disentri yang menyerang anak. Biasanya masalah disentri bisa pulih dengan sendirinya, namun beberapa kasus juga membutuhkan penanganan dokter jika gejala yang ditimbulkan mulai serius dan mengkhawatirkan. Namun harus diketahui bahwa beberapa hal penting di bawah ini perlu dilakukan supaya masalah disentri yang terjadi pada anak bisa segera diatasi, yaitu:

  • Perbanyak minum air mineral.
  • Perhatikan kebersihan makanan, tempat tinggal dan lingkungan sekitar.
  • Pastikan asupan makan yang masuk ke dalam tubuh anak diperhatikan kualitas dan kehigienisannya.

Dengan melakukan penanganan yang baik dan maksimal, tentu saja masalah disentri bisa segera ditangani dengan optimal. Namun jika gejala yang timbul sudah berjalan secara berkelanjutan, maka janganlah tunggu gejala yang lebih buruk ditimbulkan, sebaiknya konsultasikanlah masalah kesehatan anak pada dokter supaya penanganan yang tepat bisa segera dilakukan. Dengan memberikan penanganan yang baik, masalah disentri pada anak yang lebih fatal bisa segera dihindari dan anak pun akan ceria kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *