ciri penyebab gejala pencegahan kanker serviks

Kanker mulut rahim menjadi momok menakutkan bagi kaum hawa, termasuk wanita Indonesia. Faktanya, kanker mulut rahim adalah penyakit kanker kedua yang paling banyak dialami wanita Indonesia setelah kanker payudara. Setiap satu jam, ada wanita Indonesia yang meninggal karena kanker ini. Minimnya pengetahuan mengenai jenis penyakit ini, membuat banyak wanita penderita kanker mulut rahim tak tertolong karena kondisi yang sudah kronis.

Agar dapat melakukan tindakan pencegahan, ketahui beberapa informasi tentang ciri penyebab dan pencegahan gejala kanker mulut rahim serta cara pencegahannya berikut ini:

Penyebab Terjadinya Kanker Mulut Rahim

Kanker mulut rahim disebabkan infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Sistem kekebalan tubuh sebenarnya dapat mengatasi infeksi HPV yang terjadi pada wanita dengan tingkat keberhasilan mencapai 95 persen. Hal yang membahayakan adalah 5 persen virus HPV yang masih tertinggal dalam tubuh dapat berkembang menjadi sel-sel kanker.

Risiko terserang virus HPV akan semakin besar jika seorang wanita sering berganti-ganti pasangan seks, merokok, memiliki sistem kekebalan tubuh kurang baik, serta melakukan hubungan intim di usia sangat muda.

Tidak Menunjukkan Gejala Tertentu

Pada stadium awal, kanker mulut rahim tidak menampakkan gejala tertentu. Masa perkembangan penyakit mulai dari tahap awal hingga stadium lanjut dapat memakan waktu 15-20 tahun. Jadi, kanker mulut rahim yang ditemukan pada wanita berusia 45-55 tahun kemungkinan sudah mulai terjadi sejak usia sekitar 20 tahun.

Gejala yang ditunjukkan pada kanker mulut rahim stadium lanjut cukup beragam. Beberapa gejalanya adalah rasa sakit ketika melakukan hubungan intim, pendarahan setelah menopause, siklus menstruasi yang tidak berjalan seperti biasa, hingga pendarahan berlebihan. Gejala lain yang juga kerap dialami adalah turunnya berat badan secara drastis, mudah lelah, bengkak pada salah satu atau kedua kaki, serta sulit buang air kecil.

Kanker Mulut Rahim Dapat Dicegah

Kanker mulut rahim dapat dicegah atau diatasi bila baru memasuki stadium awal. Melakukan vaksinasi HPV adalah cara ampuh untuk menghalau penyakit berbahaya ini. Selain melakukan vaksinasi HPV, tes pap smear juga dapat dilakukan untuk memantau rahim wanita. Sel-sel abnormal yang berpotensi berkembang menjadi sel kanker dapat terdeteksi melalui tes pap smear. Hal ini memungkinkan penanggulangan risiko kanker mulut rahim dilakukan sedini mungkin.

Anda kini tidak perlu mengkhawatirkan penyakit mematikan ini setelah mengenali gejala dan pencegahannya. Kesadaran untuk menjaga dan melakukan pemeriksaan kesehatan akan menjauhkan Anda dari risiko kanker mulut rahim yang ganas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *