Cara Mengetahui Berat Badan Ideal Ibu Hamil

Bagi pasangan manapun, kehamilan merupakan hal yang sangat menggembirakan terlebih lagi bagi pasangan yang telah menikah sekian tahun namun belum diberi momongan. Segala hal pun dipersiapkan bagi kehadiran sang buah hati di dunia ini, dari yang menyangkut keperluan sang bayi hingga keperluan sang ibu hamil. Wyeth Parenting pun memberikan perhatian khususnya pada fase kehamilan ibu ini.

 

Ada sebuah perubahan yang dilakukan untuk menyambut kesukacitaan tersebut, satu hal yang pasti berupa adanya perubahan dalam kondisi ibu yang mengalami kehamilan itu sendiri termasuk dalam soal berat badan. Berat badan ibu hamil merupakan salah satu faktor penting dikarenakan pertambahan berat badan ibu hamil adalah satu hal yang sangat disyaratkan dalam menunjang tumbuh kembang sang janin dalam kandungan sang ibu hamil, sehingga bagi para ibu hamil perlu tahu tentang berat badan ideal ibu hamil.

Pertambahan dan kenaikan bobot pada tiap ibu hamil untuk mencapai berat badan yang dikatakan ideal cukup berbeda-beda. Dalam hal ini keseluruhannya divariabelkan dengan Indeks Massa Tubuh (IMT).

 

Dimana IMT ini didapat dari hasil pembagian berat badan ibu hamil dalam satuan kilogram dibagi dengan tinggi ibu hamil yang menggunakan satuan meter kuadrat. Penaikan bobot yang harus dilakukan ibu hamil agar mencapai berat badan ideal ibu hamil berdasarkan IMT di bawah 18,5 atau ibu hamil dengan berat badan di bawah normal adalah sekitar 12,7 hingga 18,1 Kg.

 

Sementara bagi ibu hamil dengan IMT di kisaran 18,5 hingga 22,9 yang merupakan berat badan normal untuk ibu hamil disarankan menaikkan berat badannya sekitar 11,3 sampai 15,9 Kg.

 

Selanjutnya bagi ibu hamil yang setelah melakukan perhitungan IMT mendapat angka 23 yang termasuk kelebihan berat badan, penambahan bobot yang disarankan agar mencapai berat badan yang ideal bagi ibu hamil adalah sekitar 6,8 hingga 11,3 Kg.

 

Beda lagi dengan ibu hamil yang memiliki IMT di atas 25 atau mengalami obesitas yang hanya perlu menambahkan bobotnya sekitar 5 hingga 9,1 Kg.

 

Adapun untuk memperkirakan penambahan bobot di tiap trimesternya, perlu dicapai berat badan ideal ibu hamil dimana pada trimester pertama bobot yang harus dinaikkan adalah sekitar 0,5 hingga 2 Kg.

 

Sedangkan berat badan ibu hamil diperkirakan bertambah pada tiap minggunya di trimester kedua dan ketiga sekitar 0,4 hingga 0,59 bagi berat badan di bawah normal, 0,36 sampai 0,45 Kg untuk berat badan normal, sebesar 0,23 hingga 0, 32 Kg bagi berat badan yang berlebih, dan bagi berat badan obesitas hanya sekitar 0,18 hingga 0,27 Kg.

 

Agar lebih memahami hal tersebut hingga dapat memiliki motivasi dalam mencapai berat badan ideal ibu hamil, kenaikan berat badan yang dialami sang ibu sebenarnya didistribusikan untuk sang janin.

 

Seperti untuk bayi 3 hingga 3,6 Kg, plasenta 0,7 Kg, air ketuban 1 Kg, Rahim 1 Kg, peningkatan volume darah 1,4 – 1,8 Kg, peningkatan volume cairan 1,4 – 1,8 Kg, payudara 1 Kg, dan cadangan lemak 2,7 – 3,6 Kg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *